Satu tugas besar sudah menanti Pol Espargaro pada Kejuaraan Dunia MotoGP 2021. Ia harus langsung bisa nyetel dengan motor RC213V. Pasalnya, ada kemungkinan Marc Marquez masih absen pada beberapa seri awal musim depan akibat pemulihan cedera.
Jika benar demikian, maka Pol Espargaro secara otomatis menjadi tumpuan harapan Honda. Hal itu sudah terjadi pada musim ini kepada adik Marc, Alex Marquez. Kendati bertandem sementara dengan Stefan Bradl, statusnya sebagai pembalap full-time membawa tanggung jawab tersendiri.
Tugas berat lainnya bakal disandang Pol Espargaro, yakni pembuktian diri. Perlu diperhatikan, tiga pembalap terakhir yang membela Repsol Honda harus berakhir tragis. Nasib buruk itu awalnya menimpa Dani Pedrosa yang harus pensiun pada akhir 2018. Semusim berselang giliran Jorge Lorenzo.
Beruntung, Alex Marquez tidak bernasib serupa kendati terlempar ke tim satelit LCR Honda. Namun, ketiganya memiliki benang merah, yakni nasib sial dan hanya bertahan selama semusim saja di Repsol Honda. Tantangan itu kini menjadi milik Polyccio yang dikontrak hingga 2022.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)