Prestasi tersebut akan menjadi peninggalan yang manis bagi Pol Espargaro untuk KTM Red Bull. Ya, adik dari Aleix Espargaro itu pada musim depan akan hengkang ke Repsol Honda. Ia mengakui, fokusnya kini sudah mulai terarah kepada motor RC213V.
“Anda bisa pergi ke Honda dengan rasa takut atau dengan ambisi. Saya tidak sabar untuk belajar dari yang terbaik (Marc Marquez), memahami apa yang dilakukannya, melihat apakah motornya sesulit yang mereka katakan,” papar Pol Espargaro, dikutip dari Tutto Motori Web.
“Melihat berapa banyak pembalap yang gagal melaju kencang dengan motor itu, adalah sebuah tantangan. Akan tetapi, saya akan melakukannya perlahan. Jika ada yang saya pelajari hingga sekarang, itu bekerja dan sabar,” imbuh pembalap berusia 29 tahun itu.
Untuk sementara waktu, Pol Espargaro masih harus fokus membela KTM Red Bull. Sebab, musim ini masih menyisakan satu seri, MotoGP Portugal 2020, di Sirkuit Internasional Algarve, Portimao. Balapan penutup itu bakal menjadi perpisahan antara Pol Espargaro dangan KTM.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)