“Kemenangan itu membuat saya sepertinya bisa bersaing dengan Jorge Lorenzo untuk gelar juara dunia, tapi kemudian saya mengalami cedera bahu saat latihan motocross," kata dia lagi.
Tidak hanya itu, pembalap berusia 41 tahun tersebut merasa cedera yang pernah dia alami tersebut juga memberi dampak terhadap performanya saat berada di atas motor. Ia mengaku sulit menghilangkan trauma akibat cedera tersebut.
"Hal itu banyak memengaruhi saya ketika berada di atas motor, saya harus sering memakai peredam sakit dan situasinya sangat kritis," tutur Rossi menjelaskan.
"Sejak saat itu, saya hanya memikirkan kesembuhan saya karena saya tahu semuanya sudah berakhir, jadi saya berusaha untuk tetap tenang dan pulang dari rumah sakit secepat mungkin," kata Rossi.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)