Pembalap bernomor mobil 16 itu mengakui Ferrari sedikit beruntung dengan hukuman penalti Lewis Hamilton serta banyaknya pembalap yang gagal finis. Belum lagi, tiga kali periode safety car membuatnya bisa menjalankan strategi dua kali mengganti ban tanpa kehilangan banyak waktu.
“Kami sedikit beruntung, tentu saja, dengan penalti Lewis juga beberapa insiden. Tujuan kami adalah mengambil setiap kesempatan, meski kami tidak punya kecepatan untuk finis kedua. Masih banyak yang harus dikerjakan,” imbuh rekan setim Sebastian Vettel itu.
Hasil tersebut mengulangi pencapaian Charles Leclerc pada F1 GP Austria 2019 di mana dirinya finis pada posisi dua di belakang Max Verstappen. Mantan pembalap Sauber itu kini mengoleksi 18 poin, atau terpaut tujuh angka dari pemimpin klasemen Valtteri Bottas.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)