Sikap Yamaha kepada Rossi Dikritik Suppo

Andika Pratama, Jurnalis
Sabtu 20 Juni 2020 03:25 WIB
Valentino Rossi (Foto: MotoGP)
Share :

ROMA – Pembalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, menghadapi dua pilihan sulit jelang bergulirnya MotoGP 2020, yakni pindah ke Petronas Yamaha SRT atau pensiun. Manajer Direktur Tim Yamaha, Lin Jarvis meminta Rossi untuk segera memutuskan masa depannya, paling lambat pada akhir Juni 2020.

Eks Manajer Tim di MotoGP, Livio Suppo, menilai tindakan Jarvis yang terlalu menekan Rossi tidaklah tepat. Suppo paham bahwa Yamaha ingin segera menentukan komposisi pembalap di tim satelit mereka (Petronas SRT), tetapi seharusnya Rossi diberi waktu lebih lama.

Apalagi, Rossi telah memberikan banyak hal kepada Yamaha. The Doctor –julukan Rossi– memberikan Yamaha empat gelar juara MotoGP. Rossi juga berperan besar untuk membawa nama Yamaha semakin besar di MotoGP, dengan prestasi dan pamornya.

BACA JUGA: Saran Teman kepada Rossi: Dengarkan Hati Anda

“Saya menemukan dia (Jarvis) tidak terlalu baik terhadap Vale –sapaan akrab Rossi. Saya mengerti mengapa mereka mempromosikan Fabio Quartararo (dari Petronas SRT ke Yamaha), yang merupakan pembalap muda dengan potensi luar biasa dan tampil apik pada musim debut,” kata Suppo, menyadur dari Tutto Motori Web, Sabtu (20/6/2020).

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Sports lainnya