“Saya pikir hal yang paling tidak adil bagi kami adalah mengeluh karena panas. Kami juga membalap di Thailand dan Malaysia, yang sangat panas dan kelembabannya jauh lebih tinggi. Kami benar-benar ingin memulai. Olahraga ini tidak bisa lagi diam,” lanjutnya.
Penyelenggaraan MotoGP 2020 memang tak bisa berjalan sesuai rencana. Merebaknya virus corona di seluruh dunia telah membuat sejumlah balapan harus ditunda bahkan dibatalkan. Tercatat, sudah ada 12 seri yang terkena dampak. Empat di antaranya telah dipastikan batal, yakni Qatar, Jerman, Belanda, dan Finlandia.
(Ramdani Bur)