MUNDERFING – Pembalap Tim KTM Red Bull, Pol Espargaro, berbicara soal rencana penyelenggaraan balapan perdana MotoGP 2020 di Sirkuit Jerez, Spanyol, pada pertengahan Juli 2020. Jika hal ini bisa terealisasi, ia berharap tidak ada keluhan dari pihak mana pun terkait kondisi cuaca saat balapan di Sirkuit Jerez.
Sebab, balapan dinilai akan berlangsung dengan kondisi yang panas. Dengan kondisi ini, beberapa pihak meyakini keluhan akan berdatangan agar promotor MotoGP, yakni Dorna Sports, bisa mempertimbangkan ulang rencana menggelar balapan di Jerez pada pertengahan Juli 2020.
Pol berharap keluhan tersebut tidak akan terlontar dari seluruh pihak yang ikut serta dalam penyelenggaraan MotoGP 2020. Sebab, pihak penyelenggara MotoGP telah berjuang keras untuk bisa menyelamatkan balapan musim ini yang terdampak dari merebaknya virus corona.
BACA JUGA: KTM Ungkap Alasan Ingin Pertahankan Keempat Pembalapnya di MotoGP 2021
“Cuaca panas adalah hal kecil. Dengan kondisi sekarang yang berdampak ke seluruh dunia hingga membuat tim-tim juga harus menghadapinya. Di tengah upaya besar yang dilakukan para sponsor untuk tetap bertahan, hingga kerja keras Dorna untuk menjaga kejuaraan tetap hidup dan mengubah balapan,” ujar Pol, sebagaimana dikutip dari Tutto Motori Web, Rabu (13/5/2020).
“Saya pikir hal yang paling tidak adil bagi kami adalah mengeluh karena panas. Kami juga membalap di Thailand dan Malaysia, yang sangat panas dan kelembabannya jauh lebih tinggi. Kami benar-benar ingin memulai. Olahraga ini tidak bisa lagi diam,” lanjutnya.
Penyelenggaraan MotoGP 2020 memang tak bisa berjalan sesuai rencana. Merebaknya virus corona di seluruh dunia telah membuat sejumlah balapan harus ditunda bahkan dibatalkan. Tercatat, sudah ada 12 seri yang terkena dampak. Empat di antaranya telah dipastikan batal, yakni Qatar, Jerman, Belanda, dan Finlandia.
(Ramdani Bur)