“Kami akan mengajukan banding pada 15 Mei, tetapi yang pasti sebelumya, pada saat itu federasi memiliki 20 hari untuk membalas argument kami,” ujar De Rensis, sebagaimana dikutip dari GP One, Jumat (8/5/2020).
“Selanjutnya, para hakim CAS akan mengambil file dan jika mereka menetapkan bahwa tidak perlu memperbaiki sidang, saya yakin bahwa keputusan dapat dicapai dalam dua bulan,” lanjutnya.
Iannone sendiri diketahui sudah mendapatkan hukuman dari Federasi Balap Motor Internasional (FIM) atas kasus yang menyeretnya. Ia diganjar hukuman berupa larangan membalap selama 18 bulan. Hukuman ini dijatuhkan, meski Iannone telah dinyatakan tak sengaja mengonsumsi doping.
(Ramdani Bur)