“Kemarin, kami berjalan-jalan di danau dan mengobrol sebentar. Kami tertawa mengingat beberapa anekdot dan saya juga bertanya kepadanya tentang masalahnya. Dia adalah satu-satunya yang tahu kebenaran, tetapi ketika saya mendengarkannya, saya melihatnya tenang dan argumennya meyakinkan saya,” lanjutnya.
Karena itu, Lorenzo pun berharap hukuman yang dijatuhkan Federasi Balap Motor Internasional (FIM) kepada Iannone bisa dipertimbangkan kembali. Sebab, kehadiran The Maniac Joe –julukan Iannone– dinilai penting di MotoGP karena bakatnya yang apik.
“Seperti semua orang, tentunya Andrea telah membuat kesalahan di masa lalu, tetapi saya pikir kali ini kesalahan itu tidak disengaja. Jadi, saya berharap dia bisa lebih cepat kembali. Pada akhirnya, Anda mungkin menyukai karakternya atau tidak, tetapi jelas bahwa anak itu memiliki bakat dan kecepatan. Dan seperti yang saya katakan kemarin, ‘Bakat tidak dibeli atau dilupakan,’” tutup Lorenzo.
(Ramdani Bur)