Hal tersebut tentu saja dilakukan karena masih merebak luasnya pandemi virus corona di negara-negara Eropa. Bahkan, beberapa negara di Benua Biru -julukan Eropa- kini masuk daftar kasus positif terbanyak.
"Semuanya sangat tentatif, tetapi (GP Inggris) akan dliadakan pada tanggal yang dijadwalkan. Tetapi, balapan akan digelar tertutup. Faktanya, sepertinya semua balapan di Eropa kemungkinan besar berada dalam skenario itu,” ujar Brown, sebagaimana dikutip dari Crash, Sabtu (18/4/2020).
(Ramdani Bur)