Yamaha Tidak Setuju Jatah Motor Pembalap MotoGP Dikurangi

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis
Kamis 16 April 2020 06:23 WIB
Susunan lengkap Tim Monster Energy Yamaha (Foto: Yamaha MotoGP)
Share :

LESMO – Kerugian finansial tengah menghantui tim-tim yang berlaga di MotoGP 2020. Situasi tersebut membuat Ducati mengapungkan wacana menjatahi setiap pembalap satu motor saja, alih-alih dua seperti biasanya. Usul itu terang-terangan ditolak oleh Yamaha MotoGP.

Sekadar informasi, delapan balapan awal MotoGP 2020 dibatalkan atau ditunda akibat wabah virus Corona Covid-19. Sejauh ini, baru satu yang resmi dibatalkan, yakni seri Qatar. Tiga dari tujuh balapan lain sudah mendapat jadwal pengganti, sementara empat lainnya perlu dibahas lebih lanjut.

Baca juga: Kerja Tim Suzuki Terhambat Gara-Gara Virus Corona

Ketiadaan balapan membuat keuangan tim-tim independen dan pabrikan di MotoGP kembang kempis. MotoGP sendiri sudah memutuskan kebijakan pembekuan pengembangan motor hingga 2022. Motor-motor yang sedianya digunakan pada 2020, akan dipertahankan untuk musim depan.

Ducati Corse menilai inisiatif Dorna Sports untuk mengurangi biaya semua tim perlu diwujudkan dalam bentuk nyata. Salah satunya adalah mengurangi jatah motor setiap pembalap dari dua menjadi satu. Sayangnya, ide itu ditolak mentah-mentah oleh Tim Monster Energy Yamaha.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Sports lainnya