FAENZA – Pembalap Tim Aprilia Gresini, Andrea Iannone, dijatuhi hukuman tidak boleh mengikuti kejuaraan selama 18 bulan karena menggunakan doping. Menurut CEO Aprilia, Massimo Rivola, hukuman yang diberikan tersebut terlalu berat dan tidak adil bagi Iannone.
Selama menjalani sidang dan pemeriksaaan, Iannone selalu menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menggunakan doping secara sengaja. Sampai kemudian diketahuilah bahwa zat doping yang berada dalam tubuh Iannone berasal dari makanan yang disajikan oleh pihak hotel.
Baca juga: Dovizioso Ibaratkan Rossi seperti Rock Star pada Masa Kejayaannya
Dalam kasus ini, Iannone bisa dibilang tidak memiliki niatan untuk mengonsumsi zat tersebut. Pihak pengadilan sendiri sudah megakui bahwa Iannone tidak sengaja menggunakan doping. Akan tetapi, pembalap asal Italia itu tetap dijatuhi hukuman yang terbilang berat.
Masalahnya, saat ini usia Iannone sudah mau menginjak 31 tahun. Sehingga, jika harus menunggu selama 18 bulan, maka Iannone tak akan bisa mengikuti Kejuaraan Dunia MotoGP 2021. Ia baru bisa kembali berlaga di MotoGP 2022, namun usianya sudah semakin tua.