"Harusnya tidak terpengaruh ya, karena jadinya kan cuma tidak ada pertandingan, karena situasi yang kurang kondusif. Keselamatan dan kesehatan lebih diutamakan,” ujar Susy, sebagaimana dikutip dari laman resmi PBSI, Kamis (19/3/2020).
“Saya sendiri memang belum pernah mengalami masa seperti ini. Zaman saya dulu beda lagi situasinya, pernah mau ikut turnamen di saat Perang Teluk, jadi kalau mau berangkat tanding harus muter-muter cari rute, tidak boleh melewati Timur Tengah," tutup Susy.
(Ramdani Bur)