KUALA LUMPUR – Pengamat MotoGP, Carlo Pernat, menilai langkah yang dilakukan Yamaha dengan menjadikan Fabio Quartararo dan Maverick Vinales sebagai pembalap pabrikan mereka untuk musim MotoGP 2021 sukses membuat Ducati tertekan. Sebab, kini Ducati kebingungan mencari pembalap top.
Sekadar diketahui, mayoritas pembalap MotoGP akan habis masa kontraknya dengan tim mereka sekarang di akhir musim 2020 ini. Tak terkecuali dua pembalap pabrikan Ducati, yakni Andrea Dovizioso dan Danilo Petrucci.
Baca juga: Temui Penggemar di Indonesia, Valentino Rossi: Ini Momen yang Indah
Sebelum ini, sempat beredar kabar bahwa Ducati akan mencari pembalap baru untuk mengisi tim pabrikan mereka karena kemungkinan besar Dovizioso bakal hengkang. Adapun nama yang diperhitungkan adalah Vinales. Akan tetapi, karena kini Vinales sudah menjalin kontrak baru dengan Yamaha, maka Ducati harus berusaha keras menemukan pembalap top lainnya.
Selain itu, Yamaha juga berhasil merekrut Jorge Lorenzo untuk dijadikan pembalap penguji mereka. Hal tersebut menurur Pernat membuat kondisi Ducati semakin tertekan, karena sekarang para pembalap top berada di pihak Yamaha.