“Jelas sesuatu telah terjadi, yakni hal yang tak pernah saya bayangkan sebelumnya. Setelah semua premis, semua orang tahu Vale (Rossi) ada pada akhir kariernya. Saya pun tak mungkin mendapatkan kesempatan yang sama 10 tahun lalu,” jelas Quartararo, melansir dari laman Corsedimoto, Minggu (2/2/2020).
“Saya rasa setidaknya ia tak menentang keputusan ini. Kita tahu betapa kuatnya kekuasaan Vale di Yamaha. Selain itu, Vale selalu mengucapkan hal-hal baik soal saya tahun lalu. Kemudian, hasil kami tahun lalu jelas mengubah keseimbangan,” tambahnya.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)