“Menurut saya, kami harus fokus terutama pada permulaan karena di situlah Yamaha menderita, bahkan kami semua kehilangan banyak posisi. Di pabrik, mereka bekerja untuk membuat perangkat awal seperti yang telah dilakukan semua pesaing kami dan kami akan mencobanya dalam pengujian di Malaysia,” ujar Vinales, sebagaimana dikutip dari Tutto Motori Web, Sabtu (18/1/2020).
"Bahkan, jika kami hanya melakukan beberapa kilometer sejauh ini, saya dapat mengatakan bahwa mesin dan sasis sudah pada tingkat yang sama dengan motor 2019. Ini berarti bahwa potensinya besar,” tukasnya.
(Ramdani Bur)