ANDREA Dovizioso bergabung bersama Tim Ducati pada 2013. Hanya saja, Iron Will –sapaan akrab Dovizioso– tak langsung moncer dalam empat musim awal bersama Ducati, yakni pada MotoGP 2013, 2014, 2015 2016.
Dalam empat musim awal, posisi terbaik Dovizioso hanya finis di posisi lima pada 2014 dan 2016. Akan tetapi, peruntungan Dovizioso berubah per MotoGP 2017. Salah satunya berkat kerja keras Gigi Dall’Igna, kinerja kuda besi Ducati dan juga performa Dovizoso terangkat per MotoGP 2017.
Terbukti dalam kurun MotoGP 2017 hingga 2019, Dovizioso selalu menyelesaikan kompetisi di posisi dua. Saat itu, Marc Marquez (Repsol Honda) menjadi sosok yang menghentikan ambisi Dovizioso menjadi juara dunia MotoGP.
BACA JUGA: Ducati Siap Kembali Jadi Lawan Berat Honda Musim Depan
Sebenarnya Dovizioso bisa saja menjadi juara MotoGP di salah satu musim tersebut. Hanya saja, konsistensi menjadi satu hal yang sulit didapatkan dari eks pembalap LCR Honda tersebut. Ambil contoh pada MotoGP 2017.