“Saya tidak tahu banyak soal Fabio sebelum dia naik motor. Dia punya gaya balap yang agresif, tetapi di saat bersamaan sangat presisi. Yang menarik dari kiprahnya adalah, dia belum pernah memenangi balapan,” ujar Wayne Rainey, dikutip dari Motorsport Total, Senin (30/12/2019).
“Sekali Anda menang, Anda akan merasakan tekanan baru. Dari titik itu, semuanya bakal berlangsung cepat. Fabio sejauh ini tampak menikmati hidup di paddock dengan podium yang diraihnya. Akan tetapi, segera setelah memenangi balapan, Anda akan merasa tekanan saat finis kedua atau ketiga,” pungkas pria berkebangsaan Amerika Serikat (AS) itu.
Kemenangan memang sudah begitu dekat dengan Fabio Quartararo pada musim lalu, setidaknya di dua balapan, yakni Thailand dan Valencia. Akan tetapi, ambisi untuk merasakan manisnya sampanye kemenangan harus ditunda karena di dua balapan tersebut, Quartararo harus mengakui kecerdikan Marc Marquez.
(Fetra Hariandja)