“Saya sudah sering mendengarnya, mereka mengatakan, sekarang Fabio (Quartararo) telah tiba, semua orang telah keluar kemudian mendorong seperti neraka dan pergi cepat. Jujur saya tidak berpikir dia adalah acuan. Kami adalah tolok ukur karena kami merupakan orang-orang yang memenangkan balapan terbanyak,” ujar Garcia, menukil dari Motorsport, Jumat (27/12/2019).
“Kami fokus pada masalah kami sendiri dan bagaimana meningkatkan. Memang benar bahwa ketika Anda memiliki pembalap seperti (Valentino) Rossi, (Franco) Morbidelli atau Quartararo di sekitar Anda, Anda selalu membandingkan diri dan mencoba untuk melihat apa yang mereka lakukan lebih baik daripada Anda,” pungkasnya.
(Fetra Hariandja)