LESMO – Ada dua pembalap Yamaha yang tampil apik pada MotoGP 2019 yakni Maverick Vinales (Monster Energy Yamaha) dan Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT). Quartararo lebih mencuri perhatian karena musim lalu merupakan debut untuk pembalap berpaspor Prancis itu.
Quartararo mungkin gagal meraih satu pun kemenangan pada musim lalu tetapi ia sering mendapatkan pole position serta mampu menyegel tujuh podium. Pembalap berpaspor Prancis itu pun disebut-sebut sebagai acuan Yamaha pada musim lalu.
Namun, Kepala Kru Vinales, Esteban Garcia tidak setuju karena menurutnya Top Gun –julukan Vinales– yang jadi acuan Yamaha. Garcia menjelaskan bahwa Vinales jadi tolok ukur Yamaha karena lebih banyak meraih kemenangan pada musim lalu.
BACA JUGA: Vinales Diminta untuk Tak Terlalu Agresif Kendarai Motor Yamaha di MotoGP 2020
Vinales mampu mengoleksi jumlah podium yang sama dengan Quartararo. Akan tetapi, Vinales meraih dua kemenangan yang terjadi di balapan seri Belanda dan Malaysia. Fakta itu tentu membuat Yamaha tahu bahwa saat ini Vinales adalah pembalap terbaik di garasi mereka pada musim lalu yang pantas jadi acuan.
“Saya sudah sering mendengarnya, mereka mengatakan, sekarang Fabio (Quartararo) telah tiba, semua orang telah keluar kemudian mendorong seperti neraka dan pergi cepat. Jujur saya tidak berpikir dia adalah acuan. Kami adalah tolok ukur karena kami merupakan orang-orang yang memenangkan balapan terbanyak,” ujar Garcia, menukil dari Motorsport, Jumat (27/12/2019).
“Kami fokus pada masalah kami sendiri dan bagaimana meningkatkan. Memang benar bahwa ketika Anda memiliki pembalap seperti (Valentino) Rossi, (Franco) Morbidelli atau Quartararo di sekitar Anda, Anda selalu membandingkan diri dan mencoba untuk melihat apa yang mereka lakukan lebih baik daripada Anda,” pungkasnya.
(Fetra Hariandja)