"Saya tidak bisa menggunakan motor sebagai alasan untuk membenarkan ketika saya lebih lambat dari pembalap Yamaha lainnya. Bagi saya itu adalah mimpi untuk berada di MotoGP, hadiah, jadi saya selalu memberikan 100% ketika saya pergi ke lintasan,” terang Quartararo, menyadur dari Motorsport Total, Rabu (25/12/2019).
“Saya tidak perlu mengeluh. Setiap kali saya menaiki motornya, saya merasa tidak bekerja, itu menyenangkan bagi saya. Saya seharusnya tidak memiliki sepeda motor 2019 pada awalnya, jadi saya harus berterima kasih kepada tim dan Yamaha untuk itu. Itu saja menunjukkan minat mereka pada saya. Saya melihat bahwa Yamaha sangat termotivasi,” pungkas Quartararo.
(Fetra Hariandja)