BOLOGNA – Pembalap Tim Mission Winnow Ducati, Andrea Dovizioso, masih memendam rasa kekecewaannya setelah gagal menjadi juara dunia MotoGP 2019. Baginya target ini tidak sesuai dengan harapan sebelumnya yang ingin menghentikan dominasi Marc Marquez dalam perebutan gelar juara dunia.
Dovizioso sendiri memulai kompetisi dengan cukup baik di awal musim. Tetapi, Marquez semakin menggila dengan menunjukkan dominasinya di sepanjang gelaran MotoGP 2019. Sementara Dovizioso kembali menunjukkan inkonsistensinya dengan gagal menembus persaingan papan atas setelah kompetisi memasuki setengah jalan.
Pada akhirnya, Dovizioso pun harus puas menempati urutan kedua dengan total koleksi 269 poin. Ini menjadi gelar runner-up berturut-turut Dovizioso yang sudah diraih sejak 2017. Sedangkan Marquez tak terbendung hingga mampu memecahkan rekor jumlah poin terbanyak dengan 420 angka.
Baca juga Dovizioso Jadi Runner-Up MotoGP Lagi, Aleix Espargaro: Dia seperti Juara
“Tujuannya adalah untuk memperjuangkan dan memenangkan kejuaraan. Tetapi, kami tidak melakukannya. Jadi kami tidak bisa bahagia tentang itu,” ungkap Dovizioso, mengutip dari Crash, Minggu (15/12/2019).