“Saya tidak berani mengeluarkan pendapat tentang siapa yang paling bersalah atas tabrakan itu, tetapi dalam cahaya dingin hari, mungkin akan lebih baik jika salah satu dari mereka mengikuti jejak Hamilton yang segera mengakui kesalahan. Sang juara mengakui salah soal bentrokannya dengan Albon,” kata Brawn, menukil dari Motorsport, Rabu (20/11/2019).
“Jika Ferrari benar-benar ingin mengakhiri dominasi Mercedes, tidak cuma butuh pembalap dengan mobil yang lebih kompetitif tahun depan tetapi juga harus memastikan bahwa insiden seperti ini tidak terulang. F1 adalah olahraga tim, khususnya di Maranello (markas besar Ferrari),” pungkasnya.
(Andika Pratama)