“Saya tidak berpikir Taka pantas mendapatkan motor pabrikan tahun 2020. Saya tidak akan mengatakan sesuatu yang baik tentang dia saat ini karena hubungan kami tidak fantastis. Keputusan ada di tangan Honda. Tapi maksud saya, dia tidak pantas mendapatkan motor seperti itu. Hasil terbaiknya selama dua tahun membela Honda adalah finis di posisi kelima sebanyak satu kali,” jelas Crutchlow, menukil dari Speedweek, Jumat (27/9/2019).
“Dia orang Jepang, tentunya itu bagus jika dia mengendarai untuk Honda. Tapi dia mengeluh sepanjang tahun sekarang karena dia tidak memiliki motor keluaran 2019 yang sama dengan tiga pembalap Honda lainnya di MotoGP. Tapi jujur, saya pikir dia akan lebih lambat dengan motor kami daripada dengan yang ia gunakan. Itu pasti. Saya tahu bahwa sasis tahun lalu memberikan nuansa yang lebih baik ke depan,” lanjut Crutchlow.
(Fetra Hariandja)