ALCANIZ – Pembalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, hanya mampu menempati posisi kedelapan kala melakoni balapan MotoGP Aragon 2019. Tak ayal, kondisi tersebut membuat Rossi kecewa karena pada awalnya ia memiliki ekspektasi yang cukup tinggi.
Dalam balapan tersebut, Rossi sejatinya start dari grid kedua. Hal itu sempat membuat Rossi memiliki harapan kalau ia bisa menembus jajaran depan ketika balapan berlangsung. Akan tetapi, yang terjadi pembalap berjuluk The Doctor itu justru disalip oleh rider lain dan posisinya mundur.
Baca juga: Semakin Dekat dengan Gelar Juara, Marquez Tetap Bidik Kemenangan
Rossi sebenarnya tak terlalu terkejut mendapat hasil minor di Aragon. Karena, ia pun telah mengakui bahwa Aragon bukanlah sirkuit yang ramah untuknya. Meski begitu, ia menyayangkan karena motor balap Yamaha nyatanya tak kuat bersaing di Aragon.
Hal itu bisa dilihat dari performa pembalap Yamaha lainnya, yakni Maverick Vinales dan Fabio Quartararo. Pada balapan tersebut, Vinales dan Quartararo harus rela disalip oleh pembalap Ducati, utamanya ketika menjelang akhir lantaran mereka mulai melambat.