“Menurut saya, dia sangat menderita setelah memiliki motor yang ramah seperti Yamaha ke motor yang sulit seperti KTM. Ketika Anda sudah terbiasa dengan Yamaha, sangat sulit untuk naik motor berbeda. Jadi, dia kehilangan kesabaran, motivasi, dan tidak bahagia,” tutur Jorge Lorenzo mengomentari situasi Johann Zarco, dilansir dari Crash, Senin (23/9/2019).
“Saya sungguh kesulitan dan ini bukan situasi yang mudah. Tentu saja, saya kurang bahagia dibandingkan waktu ketika bersama Yamaha atau memenangi balapan bersama Ducati. Seorang pembalap kompetitif tidak senang berada di belakang, tetapi saya adalah seorang petarung dan berusaha mencari solusi terbaik dengan motor ini,” sambung pria berusia 32 tahun itu.
Jorge Lorenzo lantas menegaskan dirinya tidak akan mengikuti langkah Johann Zarco yang memutuskan kontrak dengan KTM Red Bull. Juara dunia MotoGP tiga kali itu mengklaim, kemungkinan untuk menyerah untuk saat ini belum terlintas sama sekali di kepalanya.
(Fetra Hariandja)