JAKARTA – Internet citizen (Netizen) murka Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulu Tangkis akan dihentikan per 2020. Mereka kecewa kepada Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) yang dinilai menjadi penyebab PB Djarum menghentikan audisi pencarian bakat-bakat muda bulu tangkis Indonesia tersebut.
Dalam beberapa bulan terakhir, KPAI dan PB Djarum memang terlibat diskusi yang cukup panas. KPAI menilai PB Djarum telah mengeksploitasi anak dalam audisi yang telah diadakan mereka.
Eksploitasi yang dimaksud KPAI adalah, PB Djarum meminta kepada anak-anak yang mengikuti audisi untuk menggunakan seragam yang bertuliskan merek rokok. Hal itu dianggap sebagai salah satu bentuk mengiklankan merek rokok dengan menjadikan anak-anak yang mengikuti audisi sebagai alatnya.
BACA JUGA: Susy Susanti Sayangkan Audisi Umum PB Djarum 2020 Ditiadakan
KPAI berani berkata itu karena menjadikan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak maupun PP No 109 Tahun 2012 sebagai tameng. Regulasi tersebut melarang perusahan rokok menyelenggarakan kegiatan yang menampilkan logo, merek, atau brand image produk tembakau.