Kasus Winglet di Qatar Bikin Hubungan Tim Pabrikan Memburuk

Hendry Kurniawan, Jurnalis
Selasa 20 Agustus 2019 00:08 WIB
Pembalap Mission Winnow Ducati, Andrea Dovizioso (Foto: Laman Resmi MotoGP)
Share :

BOLOGNA – Meski sudah terjadi lima bulan lalu, namun kasus winglet Ducati yang tesaji dalam gelaran MotoGP Qatar 2019 nyatanya memiliki imbas hingga sekarang. Pasalnya, sejak saat itu, tim-tim pabrikan tidak lagi melakukan pertemuan untuk melakukan diskusi.

MotoGP Qatar merupakan seri pembuka musim kompetisi 2019, di mana pembalap Mission Winnow Ducati, Andrea Dovizioso, tampil sebagai pemenang. Akan tetapi, kemenangan Dovizioso tersebut diprotes oleh tim-tim pabrikan lainnya lantaran sang pembalap Italia dianggap menggunakan komponen winglet illegal.

Baca juga: Ducati Belum Tentu Juara Dunia jika Tidak Ada Marquez

Hal tersebut tentunya langsung menyulut perdebatan. Karena, sebelum menggunakan winglet tersebut, pihak Ducati telah lebih dulu meminta izin kepada Direktur Teknis MotoGP, Danny Aldridge. Dengan kata lain, tim-tim yang memperdebatkan penggunaan winglet tersebut maka secara tak langsung mereka meragukan juga putusan yang diambil Direktur Teknis MotoGP.

Persoalan tersebut sebenarnya sudah diakhiri, di mana pihak Ducati dinyatakan tak bersalah. Meski demikian, masih tersimpan luka bagi masing-masing pabrikan sebagai akibat dari persoalan tersebut. Direktur Olahraga Ducati, Paolo Ciabatti, tak memungkiri kalau persoalan tersebut membuat hubungan di antara tim pabrikan memburuk.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Sports lainnya