Kini, rekor buruk itu terus berlanjut, yang berarti Praveen/Melati sudah kalah enam kali dari enam pertemuan mereka melawan Wang/Huang. Namun, terlepas dari rekor pertemuan itu apa yang dilakukan Praveen/Melati di Jepang Open 2019 tetap patut diberikan apresiasi. Karena Praveen/Melati berhasil mencapai ke final usai melalui perjalanan yang tidak mudah.
Meski Jonatan dan Praveen/Melati gagal menyumbangkan sebuah gelar di ajang Jepang Open 2019, namun Indonesia setidaknya masih ada dua wakilnya di final sektor ganda putra. Ya, melalui Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, Indonesia setidaknya sudah memastikan satu gelar juara di kompetisi tersebut.
(Rivan Nasri Rachman)