“Menurut saya, jika tidak ada keputusan yang salah, tidak ada argumen. Tentu saja bukan hak kami untuk memutuskan karena ada orang-orang yang berkepentingan di sana, tetapi kami tidak senang dan tidak sepakat,” ujar Mattia Binotto, mengutip dari Crash, Senin (10/6/2019).
“Kami memang tidak sepakat, tetapi semua punya hak berpendapat. Kami sungguh kecewa karena ada insiden seperti ini di masa lalu yang tidak berbuah hukuman. Secara umum, saya yakin itu bukan keputusan yang tepat,” imbuh pria berusia 49 tahun itu.
Scuderia Ferrari sendiri sudah mengajukan banding atas hukuman tersebut. Tim asal Maranello, Italia, tersebut punya waktu 96 jam untuk menyerahkan bukti-bukti kuat kepada Pengadilan Banding Federasi Balap Mobil Internasional (FIM).
(Fetra Hariandja)