BOLOGNA – MotoGP Italia 2019 telah berakhir. Pembalap Tim Mission Winnow Ducati, Danilo Petrucci, sukses keluar menjadi pemenang setelah melalui pertarungan sengit dengan dua rider lainnya, yakni Marc Marquez (Repsol Honda), serta rekan setimnya Andrea Dovizioso.
Berhasilnya Petrucci di Sirkuit Mugello, Italia, itu pun merupakan kemenangan pertama Petrucci semenjak mentas di ajang MotoGP. Tentu kemenangan tersebut terasa sangat spesial oleh The Petrux –julukan Petrucci. Apalagi ia memenangkan balapan tersebut di negara kelahirannya.
Akan tetapi, ketika balapan berakhir Petrucci justru meminta maaf kepada Dovizioso karena telah menyalipnya. Petrucci meminta maaf karena sejak awal ia ingin menjadikan rekan setimnya itu menjadi juara dunia di MotoGP 2019 ini. Namun, karena ia menyalip Dovizioso di lap terakhir, peluang pembalap berjuluk The Little Dragon untuk menang pun sirna.
Melihat Petrucci meminta maaf kepada Dovizioso ternyata membuat legenda balap motor Grand Prix (GP), Carlo Pernat, merasa geram. Pasalnya ia merasa seharusnya Petrucci tidak perlu meminta maaf kepada Dovizioso. Pernat melihat apa yang dilakukan Petrucci itu adalah hal yang wajar, yakni bersaing dengan siapa pun untuk mengincar kemenangan.