Pada 1976 ia mengalami luka bakar dan cedera yang mengancam jiwanya setelah mengalami kecelakaan di Grand Prix Jerman. Namun, dengan semangatnya yang luar biasa, ia kembali ke dunia balap hanya dalam enam minggu kemudian. Satu tahun berikutnya, ia kembali meraih gelar juara dunia kedua pada 1977.
Lalu pada akhir 1979, Lauda absen dari dunia F1 selama tiga tahun untuk fokus pada kepentingan komersialnya. Setelah comeback pada 1982, ia bergabung bersama McLaren dan memenangkan gelar juara dunia ketiga pada 1984.
Setelah pensiun pada 1985, Lauda masih menjadi sosok penting di paddock. Yang paling baru ia menikmati perannya sebagai direktur noneksekutif dengan Mercedes di F1.
(Ramdani Bur)