JEREZ – Sejak bergabung dengan tim pabrikan Yamaha pada 2017, Maverick Vinales belum bisa menampilkan performa yang memuaskan di Sirkuit Jerez, Spanyol. Padahal, kala melakoni sesi latihan bebas, pembalap berjuluk The Top Gun itu mampu mencatatkan waktu yang terbilang bagus. Tak ayal, kondisi tersebut membuat Vinales merasa heran.
Pada gelaran MotoGP Spanyol 2017, Vinales sejatinya memulai balapan dari posisi keempat, namun harus puas finis keenam. Sedangkan pada MotoGP Spanyol 2018, pembalap 24 tahun itu justru mundur satu peringkat, di mana ia finis ketujuh. Hal yang sama pun menimpa rekan setimnya, Valentino Rossi.
(Baca juga: Meregalli Harap Motor Yamaha Lanjutkan Momentum Positif di Jerez)
Pada 2017 Rossi hanya bisa finis ke-10 di Jerez, sedangkan semusim setelahnya di posisi kelima. Padahal pada musim 2016 Rossi mampu memenangi balapan di Jerez. Keadaan tersebut membuat Vinales berpikiran kalau motor balap Yamaha sekarang ini memang tak memiliki kecocokan dengan Sirkuit Jerez.