“Memang aneh, karena dia mendorong dalam latihan selalu lebih dari balapan. Pada saat latihan dan kualifikasi, dia mengemudi lebih keras, mungkin itu karena dia tidak bisa naik terlalu keras dalam lomba dan lolos begitu saja,” ungkap Crutchlow, mengutip dari Motorsport-Total, Rabu (24/4/2019).
Aksi Marquez itu pun seringkali membuat para pembalap lain terheran-heran. Namun, Crutchlow sendiri enggan mengambil risiko tersebut. Apalagi risiko tersebut bisa berakibat fatal dengan terjatuh atau kecelakaan di lintasan balap.
“Kami orang lain tidak mau seperti itu atau tidak bisa melakukan apa yang dia lakukan,” tambah pembalap berpaspor Inggris Raya tersebut.
(Bagas Abdiel)