“Menurut saya ini masih pertarungan terbuka. Walau saya menyukai Sebastian dan mengakui kemampuannya, kita punya pembalap muda yang juga mampu memenangi gelar juara dunia,” jelas Berger, seperti dikutip dari Motorsport, Minggu (21/4/2019).
“Meski begitu, ini bergantung di mana posisi Anda berada. Tahun lalu, di Monza, waktu itu (Maurizio) Arrivabene membiarkan pertarungan terbuka di fase akhir musim. Padahal waktu itu sudah jelas pembalap Ferrari yang berpeluang bukan (Kimi) Raikkonen, melainkan Sebastian,” lanjutnya.
“Jadi dalam situasi seperti itu, saya akan mengambil tindakan yang berbeda. Jadi ini tergantung momennya. Apakah Anda benar-benar tidak ingin memberi seseorang kesempatan untuk bersaing memperebutkan juara? Jika itu dilakukan pada balapan pertama atau kedua, saya tidak setuju,” tutup pria berkebangsaan Austria itu.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)