“Bagian depan motor Honda adalah titik kuat kami. Berkali-kali pembalap Honda terjatuh karena terlalu ceroboh dengan bagian depan motor. Kami selalu berusaha mengambil keuntungan hingga bagian depan itu lama-lama habis dan kami terjatuh,” tutur Cal Crutchlow, dilansir dari Crash, Jumat (22/2/2019).
“Bagian depan motor saya saat ini rasanya malah berbeda. Saya tidak punya beban sebanyak tahun lalu sehingga merasa tidak nyaman. Akan tetapi, itu pendapat saya. Motor 2019 tetap lebih baik, mungkin masih harus sedikit disesuaikan,” pungkas pembalap berusia 33 tahun itu.
Meski masih ada sedikit rasa tidak nyaman, Crutchlow yakin motor RC213V edisi 2019 bisa kompetitif. Sebab, masih banyak ruang untuk pengembangan, terutama guna mencatat waktu tercepat dalam satu putaran serta menjaga konsistensi laju motor.
(Fetra Hariandja)