“Persiapannya pokoknya terus berjuang saja. Kadang-kadang ada pertandingan kan pasti ketemu tamen sendiri, mau itu senior atau teman, tapi kami harus siap-siap saja. Ketemu teman sendiri, siapa yang siap itu yang menang. Karena kita sering ketemu di latihan juga,” ungkap Gloria.
“Motivasinya tetap ingin berusaha mengalahkan. Walaupun ini akan jadi pertandingan terakhir dia (Liliyana), tapi kita akan tetapi melawan. Menang kalah urusan belakangan,” tambah pemain berpostur 182 cm tersebut.
Berdasarkan catatan pertemuan, kedua pasangan pernah bertemu dua kali dan keadaan sana kuat 1-1. Hafiz/Gloria pernah mengandaskan Tontowi/Liliyana di All England 2018. Sementara sang peraih medali emas Olimpiade 2016 itu menaklukkan Hafiz/Gloria di Indonesia Open 2018.
(Ramdani Bur)