CASSOLE D’ELSA – Karier yang gemilang diyakini mampu ditorehkan pembalap anyar Tim Pramac Ducati, Francesco Bagnaia, di ajang MotoGP 2019. Jika hal ini benar terjadi, Bagnaia dipastikan memiliki peluang besar untuk mengisi posisi di tim utama Ducati. Tetapi, pengamat MotoGP, Carlo Pernat, justru menyarankan Bagnaia untuk tak terburu-buru menerima tawaran tersebut.
Posisi di tim utama Ducati kini memang tengah menjadi incaran beberapa pembalap. Pendeknya durasi kontrak yang diterima Danilo Petrucci untuk menggantikan posisi Jorge Lorenzo membuat beberapa pembalap memiliki peluang untuk mengisinya. Bagnaia pun dipastikan memiliki peluang untuk menjadi rekan setim Andrea Dovizioso pada musim depan.
Tetapi, Pernat menyarankan Bagnaia untuk memikirkan ulang tawaran tersebut jika benar-benar mendapatkannya. Pembalap asal Italia itu disarankan untuk tetap memperkuat Pramac Ducati hingga gelaran MotoGP 2020. Menurutnya, langkah ini harus diambil agar kemampuan balap Bagnaia benar-benar terasah dan matang sehingga siap untuk berada di tim utama.
BACA JUGA: Pernat: Kemampuan Bagnaia Mirip Max Biaggi
Pernat berharap Bagnaia bisa membuat keputusan sesuai sarannya. Sebab, menurutnya, saran ini merupakan yang terbaik. Pernyataan serupa pun diyakini bakal diutarakan oleh mantan gurunya, Valentino Rossi, jika Bagnaia meminta saran untuk naik kasta ke tim utama.
"Dia bisa berharap untuk menggantikan Petrucci jika Petrucci tidak dapat menunjukkan hasil apa pun. Tapi, saya pikir itu akan baik bagi Bagnaia untuk tinggal bersama Pramac selama dua tahun. Saya yakin, Valentino (Rossi) juga akan memberi saran tersebut. Dalam pandangan saya, Anda harus melakukan beberapa cara untuk mendapatkan hasilnya," ujar Pernat, sebagaimana dikutip dari Tutto Motori Web, Rabu (23/1/2019).
(Djanti Virantika)