“Saya mengharapkan modifikasi ini oleh Michelin karena dalam pengujian ban tidak ada yang mampu melakukan 25 putaran. Bukan hanya kami, namun juga semua pembalap. Putaran waktunya jauh lebih cepat, namun ban setelah 10-12 putaran mulai kehilangan bagiannya (penipisan). Jadi itu tidak mungkin untuk balapan dengan ban tersebut,” ungkap Rossi, mengutip dari Crash, Minggu (30/12/2018).
"Jadi, seperti yang terjadi di lintasan lain di mana itu sangat memberi tekanan pada ban belakang, seperti di Austria, mereka membawa ban yang lebih keras. Jadi Anda memiliki kinerja yang kurang, itu sedikit lebih sulit untuk dikendarai, namun dapat menyelesaikan balapan. Saya pikir itu pilihan yang tepat, juga untuk keselamatan," tandas Rossi.
(Fetra Hariandja)