"Tapi jelas ada perbedaan antara rider muda dengan saya. Ini soal pengembangan diri. Contohnya, Maverick masih berusia 25 tahun, jadi logis saja bila ia terus belajar dan semakin baik setiap tahun. Di sisi lain, saya harus lebih fokus pada aspek teknis, membuat motor kami lebih bertenaga dan saya harus memperbaiki gaya balap," ungkap Rossi, melansir dari laman Speedweek, Rabu (26/12/2018).
Meski tak lagi muda, Rossi mengaku tak merasakan penurunan kondisi fisik. Ia menyatakan bahwa satu-satunya gangguan adalah cedera patah kaki yang ia alami tahun lalu, yang ia dapat usai kecelakaan dalam latihan enduro, hingga harus absen di Misano. Akibat cedera ini, Rossi kerap kelelahan sampai akhir tahun, hingga harus berlatih ekstra keras selama musim dingin.
(Fetra Hariandja)