JAKARTA – Kejuaraan Nasional (Kejurnas) PBSI 2018 telah berakhir dan PB Jaya Raya Jakarta keluar sebagai pemenang dari kompetisi tersebut. Jaya Raya mampu menang 3-1 dari PB Mutiara Cardinal Bandung. Meski kalah di final, namun Mutiara Cardinal justru mengaku puas. Mereka bahkan semakin bersemangat untuk mencetak atlet-atlet berkualitas di masa depan.
Berada di final Kejurnas pada kategori campuran dewasa merupakan sebuah sejarah bagi Mutiara Cardinal. Karenanya menurut Manajer Tim Mutiara Cardinal,Enroe Cleosa, menjadi runner-up tak membuat tim tersebut merasa sedih. Mereka justru semakin bersemangat untuk memperbaiki diri. Terutama di nomor-nomor yang dirasa kurang kuat.
Baca Juga: Jadi Runner-up di Kejurnas PBSI 2018, Mutiara Cardinal Puas
Hal tersebut dilakukan Mutiara Cardinal karena mereka ingin tetap menjadi tiga besar di Kejurnas mendatang. Karenanya regenerasi perlu untuk dilakukan agar bibit-bibit muda berbakat dapat mereka kembangkan di tim tersebut. Target untuk mewakili Tim Nasional (Timnas) Indonesia di kancah internasional pun menjadi hal utama Mutiara Cardinal di masa depan.