Kepindahan Raikkonen ke Sauber pun sedikit disesalkan oleh Wolff. Pasalnya, Wolff memandang Raikkonen sebagai salah satu pembalap yang masih memiliki taji dan punya potensi untuk memenangkan balapan jika bersama Ferrari. Sedangkan bersama Sauber, Wolff tak menjamin kalau mobil balap mereka bisa bertarung untuk memperebutkan kemenangan balapan.
“Saya pikir itu banyak berubah untuk F1 bahwa Kimi tidak lagi di Ferrari di mobil yang mampu memenangkan balapan. Dia adalah karakter yang tangguh. Dia memiliki nilai-nilai dan tetap setia pada nilai-nilainya, dan dia otentik. Itulah yang disukai penggemar. Jadi, ketika Kimi tidak lagi di Ferrari, itu adalah pukulan bagi kita semua,” ujar Wolff, menukil dari Autosport, Jumat (21/12/2018).
(Fetra Hariandja)