Baca juga Pirro Berharap Dovizioso Raih Podium di MotoGP Argentina dan Amerika Serikat
Dari situ, akhirnya Rossi mulai belajar bagaimana mengontrol kecepatan motornya dan berusaha untuk tampil menjadi juara. Alhasil pada penampilan debutnya itu, pembalap berusia 39 tahun itu pulang tanpa membawa poin.
“Ketika saya tiba di kelompok terdepan dan saya berpikir ‘mengapa mereka begitu lamban?’ kemudian saya jatuh. Jadi pada saat itu saya mengerti mungkin mereka memiliki kecepatan yang baik dan saya agak teralu cepat,” lanjutnya.
Setelah mengalami kegagalan pertama tersebut, Rossi kembali apes pada seri kedua yang berlangsung di Sirkuit Sepang, Malaysia. Ia tak mampu menyelesaikan balapan dan kembali terjatuh. Nampaknya, adaptasi Rossi bersama motor kelas 500 cc masih belum berjalan dengan baik. Namun, ia mampu menutup musim debutnya di kelas 500 cc dengan menduduki posisi runner-up.
(Fetra Hariandja)