SETELAH menjuarai masing-masing satu kali kelas 125cc dan 250cc, Valentino Rossi naik ke kelas 500cc/MotoGP pada 2000. Saat itu The Doctor –julukan Rossi– membela tim satelit Honda, Nastro Azzuro Honda. Rossi yang memiliki rekam jejak bagus di dua kelas sebelumnya, gagal mengemulasi performa di dua race awal kelas 500cc musim 2000.
Pada race pembuka yang berlangsung di Sirkuit Phakisa Freeway, Rossi start dari posisi lima. Untuk ukuran debutan dan hanya membela tim satelit, start kelima sudah cukup bagus. Namun, ketika balapan memasuki 12 dari 28 lap yang direncanakan, Rossi terlibat kecelakaan dan membuatnya gagal finis.
Hal yang sama juga terjadi di race selanjutnya yang berlangsung di Sirkuit Sepang, Malaysia. Rossi yang start dari posisi tujuh terjatuh pada lap keempat. Hal itu membuat Rossi gagal meraih satu poin pun dari dua race awal. Meski begitu, petinggi Honda saat itu tak pesimis terhadap Rossi. Pembalap berpaspor Italia itu diyakini akan bersinar di race-race selanjutnya.
BACA JUGA: Petrucci: Rossi Selalu Tunjukkan Kemampuan Terbaik
Pada seri ketiga yang berlangsung di Sirkuit Suzuka Jepang, Rossi memang hanya finis ke-11. Namun, dalam 13 race selanjutnya, Rossi sanggup 10 kali naik podium! Bahkan di Sirkuit Donington Park (Inggris) dan Autodromo Internacional Nelson Piquet, Rossi keluar sebagai pemenang.