2 Sirkuit Philip Island (MotoGP Australia)
Hal yang menjadi tantangan para pembalap setiap kali beraksi di Sirkuit Philip Island adalah kencangnya angin di sekitaran lintasan. Hal tersebut bisa dibilang maklum terjadi, lantaran letak Sirkuit Philip Island tepat berada paling selatan wilayah Australia, yang langsung menghadap Samudera Pasifik.
Tidak hanya itu, masalah cuaca yang kerap berubah-ubah juga menjadi masalah tersendiri bagi para pembalap MotoGP yang tampil di Sirkuit Philip Island. Dan satu lagi, yaitu banyaknya keberadaan burung camar di sekitaran sirkuit. Ya, burung camar. Anda tentu masih ingat insiden Andrea Iannone yang hampir kehilangan kendali pada motornya lantaran menabrak burung camar di MotoGP 2015, kan?
1. Sirkuit Sepang (MotoGP Malaysia)
Sebagai pecinta MotoGP asal Indonesia, sudah sewajarnya kita mengiri dengan Malaysia yang mampu menggelar dua ajang balap paling bergenggsi, yakni MotoGP dan Formula One (F1) –meski tahun depan GP Malaysia sudah tak masuk kalender F1.
Pasalnya bukan hanya sekadar seri dalam satu musim kejuaraan dunia MotoGP, Sirkuit Sepang disebut-sebut banyak pembalap sebagai lintasan yang paling menyulitkan mereka. Selain digelarnya balapan jelang musim berakhir, Sirkuit Sepang juga memiliki karakter yang kerap membuat para pembalap stress.
Pasalnya, karakter Sirkuit Sepang dinilai sebagai lintasan yang paling cepat membuat kondisi ban tak stabil. Selain itu, sama halnya dengan sebagian besar balapan di Asia, yang mana kondisi lintasan yang kerap berubah pada akhir pekan menjadi masalah tersendiri bagi para pembalap untuk menemukan set-up pada motornya.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)