VALENTINO Rossi merupakan salah satu sosok fenomenal di kompetisi balap MotoGP. Semua pencinta automotif roda dua pastinya kenal dengan pembalap berkebangsaan Italia tersebut. Pasalnya, Rossi berhasil meraih sembilan kali gelar juara dunia selama 20 tahun berkarier sebagai pembalap.
Meski bersinar, bukan berarti Rossi tak pernah mengalami masa-masa suram. Pembalap berusia 37 tahun sempat mengalami masa-masa menyedihkan ketika bertugas bersama Tim Ducati pada musim 2011-2012.
Rossi hanya mampu menyelesaikan posisi ketujuh dengan 139 poin pada 2011 dan keenam (163 poin) pada 2012. Hasil buruk tersebut membuat The Doctor –julukan Valentino Rossi- memutuskan kembali ke Yamaha, di mana Rossi sukses meraih empat gelar juara MotoGP di periode pertama membela tim berlogo garpu tala pada 2004-2010.
Musim 2013 merupakan titik balik kesuksesan Rossi di dunia MotoGP. Setelah bergabung kembali dengan Yamaha Factory Racing, pembalap kelahiran Urbino ini sukses finis di posisi empat klasemen akhir.
Langkah Rossi semakin mantap ketika memasuki musim 2014, 2015 dan 2016. Meski gagal meraih gelar juara dunia MotoGP, namun The Doctor berhasil menyabet gelar Runner-up selama tiga musim berturut-turut.
Karena itu pada MotoGP 2017, gelar juara lagi-lagi dibidik Rossi. Sebab jika mampu menjadi juara di musim tersebut, Rossi akan menggenapkan trofi juaranya menjadi 10 gelar.
(Leonardus Selwyn)