Jefferson dari Arizona ke Spurs (Terakhir)

, Jurnalis
Jum'at 03 September 2010 09:39 WIB
Share :

JAKARTA – Setelah hengkang dari New Jersey Nets, Richard Jefferson sempat bernaung di Milwaukee Bucks, sebelum bergabung dengan San Antonio Spurs.
 
Kemampuan dunk dan tembakan tiga angkanya membuat lawan berpikir dua kali sebelum memberikan RJ kelonggaran di perimeter. “Man, dia sangat sulit dijaga. Aku tahu Jason Kidd adalah pemain hebat, tapi kedatangan orang ini [RJ] membuat aku harus bekerja dua kali lipat lebih keras!” ujar guard-forward Lakers saat itu, Rick Fox. Sekali lagi Nets menjuarai divisi Atlantik dan maju ke putaran Playoffs. Nets menjuarai wilayah Timur dengan mengalahkan Bucks, Celtics, dan Pistons di Playoffs. Di Final, RJ diperhadapkan dengan juara wilayah Barat saat itu, San Antonio Spurs. Spurs [yang diperkuat pemain legenda David Robinson, Tim Duncan, dan pemain muda berbakat asal Perancis Tony Parker]. Nets dikalahkan Spurs dalam enam game [dengan skor akhir 4-2].
 
Bertarung Melawan Cedera
Di musim-musim berikutnya kegemilangan RJ dalam mencetak angka terus meningkat sampai akhirnya ia menjadi top scorer Nets. Kehebatan RJ diberdayakan untuk berlaga dengan tim nasional Amerika di Olimpiade Athena 2004. Di musim 2004-2005 kekuatan Nets menjadi sedikit timpang karena kehilangan Kenyon Martin, Kerry Kittles dan Lucious Harris [akibat kebijakan pemilik baru klub, Bruce Owens]. Vince Carter didatangkan untuk menutupi kekosongan. Dibawah asuhan pelatih Frank Lawrence, mantan asisten Byron Scott [menggantikan Scott yang dipecat], RJ mampu mencatatkan rata-rata 22.2 ppg dan 7.3 rpg. Dia nyaris melakukan debutnya di All-Star kalau saja tidak mendapatkan cedera ligamen pada pergelangan kaki kirinya saat menghadapi Detroit Pistons. Ini adalah pertama kalinya RJ menderita cedera parah dalam karirnya. Cedera tersebut membuat aksi terbaiknya terhenti di game ke 33 musim itu. Selama tiga musim sebelumnya, RJ hanya absen di lima pertandingan karena cedera ringan.
 
Sungguh masa yang sangat sulit buat RJ. Ia hanya dapat melihat teman-temannya beraksi di lapangan dan dia tidak dapat berbuat banyak selain beristirahat selama masa pemulihan pasca operasi, “Aku sangat menderita. Duduk dan berdiam diri akan membuatku semakin gemuk. Melihat mereka bermain tanpa diriku membuat aku tersiksa.” kata RJ. Setelah mengalami cedera yang cukup parah, pergerakan RJ menjadi sedikit terhambat. Gerakan refleksnya sedikit menurun yang berakibat pada turunnya kemampuan penyerangan dan pertahanannya.
 
Di musim 2006-07, RJ kembali mengalami cedera engkel parah, “Orang hanya melihatku ketika aku kembali ke lapangan, bermain seperti biasanya, dan memenangkan pertandingan. Aku senang bisa membantu Nets meraih kemenangan dan menyenangkan fans. Tapi buat saya, kemenangan yang terbesar adalah ketika aku mampu mengalahkan rasa sakitku.” ucap RJ. Tidak banyak yang mengetahui perjuangan RJ selama menjalani masa pemulihan. Ini adalah kali kedua ia masuk meja operasi. “Saat itu aku mengalami cedera engkel dan setelah diperiksa, ternyata ada pecahan tulang di dalam engkel yang harus segera diangkat. Dukungan teman-teman sangat berarti bagiku. Aku berusaha menghilangkan rasa traumaku akan cedera dan aku berhasil. Itu adalah kemenangan terbesarku. Aku hanya ingin bermain dan terus bermain, dan memberikan seluruh kemampuanku.”
 
Periode Bucks dan Spurs
Entah kesalahan siapa: pemain ataukah pelatih? Yang pasti Nets menjalani musim terburuk mereka dalam tujuh musim sejak kedatangan Jason Kidd [mereka tidak lolos ke Playoffs 2008]. Perombakkan dimulai, RJ diterbangkan ke Milwaukee. RJ hanya sempat bermain semusim bersama Milwaukee, lalu ia pindah ke tim San Antonio Spurs. San Antonio Spurs merasa sangat beruntung mendapatkan seorang Richard Jefferson. Ia adalah seorang scorer, defender yang handal, dan seorang penembak tiga angka dengan akurasi yang paten. Kini RJ harus menghindari cedera dan berada dalam kondisi fisik terbaik dalam karirnya agar Spurs memiliki peluang untuk juara sebelum Tim Duncan pensiun nanti
 
Neilson Gautama
NBA Presenter
Follow my twitter at: https://twitter.com/neilsongautama
Join group NBA Indonesia on facebook: https://www.facebook.com/group.php?gid=58998467527

(Hendra Mujiraharja)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Sports lainnya