Getting time...

Stoner: Rossi Kebingungan di Ducati

Auzan Julikar Sutedjo - Okezone
Rabu, 15 Februari 2012 15:29 wib
Casey Stoner sejauh ini masih jadi pembalap yang pernah membawa Ducati juara dunia pada 2007 lalu/Getty Images
Casey Stoner sejauh ini masih jadi pembalap yang pernah membawa Ducati juara dunia pada 2007 lalu/Getty Images
MELBOURNE – Setelah mendominasi tes pramusim, pembalap Repsol Honda, Casey Stoner akan menggunakan kritikan Valentino Rossi sebagai motivasi untuk mempertahankan titel juara dunianya.
 
Saat masih membalap bagi Yamaha, juara dunia tujuh kali, Valentino Rossi sempat mengkritik Stoner yang ketika itu masih menunggangi Ducati dengan mengatakan bahwa pembalap Australia tersebut tidak berusaha cukup keras untuk memacu motor Ducatinya.
 
Kepala mekanik Rossi, Jerry Burgess menambahkan dengan mengatakan dirinya bisa memperbaiki masalah Desmosedici saat itu, yakni handling-nya hanya dalam waktu 80 detik saja.
 
Kritik ini malah berbalik menyerang Rossi dan Burgess sendiri karena sepanjang tahun kemarin Burgess kesulitan meningkatkan performa Ducati dan Rossi bahkan kesusahan meraih podium sekalipun.
 
Stoner pun menyatakan bahwa gelar juaranya bersama Honda pada 2011 kemarin terasa lebih manis melihat betapa kesulitannya Rossi bersama Ducati. Apalagi Stoner masih jadi satu-satunya pembalap yang mampu membuat performa pabrikan asal Italia itu maksimal saat menjadi juara bersama Ducati pada 2007 silam.
 
“Alasan mengapa titel 2011 ini lebih manis terkait dengan Valentino dan Jerry serta kritikan kepada kami bahwa kami tidak bisa mengembangkan motor dan tak tahu apa yang tengah kami lakukan,” kata Stoner seperti dilansir Motorcyclingnews pada Rabu (15/2/2012).
 
“Ternyata mereka 10 kali lebih bingung dibanding kami soal tujuan mana yang hendak dipilih. Semua yang Valentino katakan bahwa saya tidak berusaha cukup keras sebenarnya bukanlah hal yang baru,” ujar Stoner.
 
“Pada satu titik Ducati memiliki motor terbaik di grid dan saya memiliki ban terbaik dan banyak hal lainnya. Pembicaraan terus mengikuti saya dan mengganggu saya selama di Ducati hingga Valentino mencoba motor tersebut dan tidak ada perbedaan yang terjadi juga saat Melandri atau Nicky mencoba motor tersebut,” urai Stoner.
 
“Dia mengeluh soal bahunya di awal musim tapi dia mencatat waktu terbaiknya ketika bahu dia tengah cedera. Begitu cedera bahunya malah memburuk hingga akhir musim alasan ini mereka gunakan. Mereka seharusnya mulai mengakui bahwa mereka tidak tahu tujuan yang hendak dipilih,” pungkas pembalap berusia 26 tahun tersebut.
(auz)
  • bockor » 0 Tanggapan
    Kalian hrus akui kalo stoner tu hebat,jngan jd orang muna,,buat fansx Rossi kalian hrus kmbali kcewa krna rossi lg galauuu dia g akan bsa ampe fnish...!!!!
    Beri Tanggapan Laporkan
  • motogpmania » 0 Tanggapan
    siapapun jawaranya>>> indonesia tetap penggila nomor satunya>>hahaha merdeka
    Beri Tanggapan Laporkan
  • ajus » 0 Tanggapan
    honda memang lebih baik dari motor yang lain........
    Beri Tanggapan Laporkan
  • ajus » 2 Tanggapan
    waktu tahun lalu ia (27) di ducati ...dia tidak menyadari akan kondisi ducati yang sudah mulai menurun performanya.....dan 27 hanya memakai bukan memperbaiki atw mempertahankan performanya( ducati)...dan sebaliknya ketika 46 masuk ....barulah mereka ( ducati ) menyadari bahwa mereka bisa juara di tahun silam itu hanyalah faktor ke beruntungan dan modal nekat pembalapnya saat berbalapan.... Ducati adalah motor yang buruk .... berbeda dengan yamaha....yamaha mudah di setting sedangkan ducati sangat sulit..... Jadi wajar lah kalo 46 mengalami kesulitan saat berbalapan. .... di tambah cidera bahu yang tidak jelas sembuhnya. ....
    • NSR
      sok tau banget sih lu bro,, emang lu pikir setting motor itu gampang? lu kira setting bengkel2 di sini yg cuma bisa setting ngasal tanpa di pikirin... MotoGP adalah balapan motor prototype bukan balapan motor yg udah jadi,, coba lu liat stoner waktu msh di ducati, dia sering banget jatuh wktu balapan,, itu tandanya emang ada yg ga beres di ducati dan ga segampang pikiran lu yg cetek utk bisa membuat motor juara...
    • bayo panjalang
      Preeetttt....!! Rossi seharusnya mengakui seperti yg telah diakui oleh petinggi Ducati bahwa hanya stoner yg mampu mengendalikan ducati.... Nggak perlu banyak alasan Rossi sibuk memberi masukan u/ setting ducatinya. Buktinya pembalap sekelas rossi yg katanya hebat diberi waktu setahun kok nggak bisa memberi masukan u/ settingan motornya agar bisa jadi juara....Jadi Rossi itu udh kadung malu hingga cari2 alasan....Jadi Rossi dulu juara dunia krn motornya udh bagus (Yamaha & Honda)..Sekarang baru kliatan yg sebenarnya....ternyata Kamseupay...!!!
    Beri Tanggapan Laporkan
  • haidar » 2 Tanggapan
    pembalap adalah manusia yang punya keterbatasan, kelebihan dan kelemahan. Menurut aku stoner adalah pembalap cepat, dan rosi pembalap cerdik sekaligus penghibur. Makanya banyak yang tidak rela di kala rosi dihujat karena belum berprestasi lagi. Tapi mari kita jujur, dan akui bahwa juara moto gp 2011 ada di pundak stoner. Sedangkan juara moto gp tahun 2012, mari kita lihat bareng. Dunia penuh dengan kemungkinan. Silahkan kita jagokan pembalap pavorit anda dengan tanpa ada dengki diantara pecinta balap mt gp. Gmn? OK!
    • Agus Dawolo
      Kelihatan banget semua belum matang dan berbobot dalam berkomentar. Saya seperti melihat kusir yang sedang berdebat.
    • Bayo Panjalang
      Ane setuju sekali ama ente gan.......kita sebagai fans hrs legowo menerima hasil yang terjadi....Lha wong pembalapnya aja udh ngakuin kok kalo stoner memang hebat....lha kok kita yg naik sepeda pancal aja nggak bisa malah bilang stoner krn faktor keberuntungan.....!!
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
VIDEO »

Chelsea Juara, Allianz Arena Berduka

Chelsea akhirnya berhasil meraih trofi Liga Champions perdananya, usai menekuk Bayern Munich lewat adu penalti dengan skor 4-3 (1-1) di Allianz Arena.

TWITTER »
twit