TOKYO – Tunggal putri nomor satu dunia, Elena Rybakina, terpaksa mengundurkan diri dari ajang Pan Pacific Open 2026 yang berlangsung di Tokyo akibat cedera leher pada Jumat (30/10/2026). Keputusan ini diambil hanya sehari setelah dirinya mengunci predikat sebagai petenis nomor satu dunia pada akhir tahun.
Petenis asal Kazakhstan tersebut sedianya dijadwalkan bertanding melawan wakil Kanada, Leylah Fernandez, pada babak perempatfinal. Namun, alih-alih bertanding, Rybakina justru memaduki lapangan untuk menyapa para penggemar serta memberikan tanda tangan.
Di hadapan para penonton, Rybakina mengonfirmasi dirinya akan mengalihkan fokus untuk pemulihan demi menghadapi ajang bergengsi WTA Finals di Indian Wells bulan depan. Ia pun menyampaikan permohonan maaf serta rasa terima kasihnya atas dukungan para fans di Jepang.
"Saya hanya ingin mengucapkan terima kasih banyak karena sudah hadir hari ini, tetapi sayangnya saya tidak akan bisa bertanding," kata Rybakina, dikutip dari New Stratis Times, Jumat (30/10/2026).
Rybakina mengungkapkan masalah fisik tersebut telah mengganggunya selama beberapa hari terakhir. Mengingat ada turnamen penting yang sudah di depan mata, ia memilih untuk tidak memaksakan diri agar bisa tampil optimal di laga berikutnya.
"Saya sudah berjuang selama beberapa hari dengan cedera kecil. Sangat sulit bagi saya untuk tampil dan bermain 100 persen, terlebih ada turnamen yang sangat penting dalam waktu dekat," tambahnya.
Kepastian Rybakina mengunci posisi puncak peringkat dunia akhir tahun diraih usai dirinya memetik kemenangan 6-2, 6-3 atas Yulia Putintseva pada laga pembuka di Tokyo. Prestasi ini kian mempertegas dominasi sang atlet sepanjang musim 2026.