Advertisement
Advertisement

Kisah Sedih Elena Rybakina, Ratu Tenis Dunia yang Mundur dari Pan Pacific Open 2026 Gara-Gara Cedera Leher

Rivan Nasri Rachman , Jurnalis-Jum'at, 30 Oktober 2026 |14:15 WIB
Kisah Sedih Elena Rybakina, Ratu Tenis Dunia yang Mundur dari Pan Pacific Open 2026 Gara-Gara Cedera Leher
Petenis asal Kazakhstan, Elena Rybakina. (Foto: Instagram/lenarybakina)
A
A
A

TOKYO – Tunggal putri nomor satu dunia, Elena Rybakina, terpaksa mengundurkan diri dari ajang Pan Pacific Open 2026 yang berlangsung di Tokyo akibat cedera leher pada Jumat (30/10/2026). Keputusan ini diambil hanya sehari setelah dirinya mengunci predikat sebagai petenis nomor satu dunia pada akhir tahun.

Petenis asal Kazakhstan tersebut sedianya dijadwalkan bertanding melawan wakil Kanada, Leylah Fernandez, pada babak perempatfinal. Namun, alih-alih bertanding, Rybakina justru memaduki lapangan untuk menyapa para penggemar serta memberikan tanda tangan.

1. Keputusan Sulit

Di hadapan para penonton, Rybakina mengonfirmasi dirinya akan mengalihkan fokus untuk pemulihan demi menghadapi ajang bergengsi WTA Finals di Indian Wells bulan depan. Ia pun menyampaikan permohonan maaf serta rasa terima kasihnya atas dukungan para fans di Jepang.

"Saya hanya ingin mengucapkan terima kasih banyak karena sudah hadir hari ini, tetapi sayangnya saya tidak akan bisa bertanding," kata Rybakina, dikutip dari New Stratis Times, Jumat (30/10/2026).

Rybakina mengungkapkan masalah fisik tersebut telah mengganggunya selama beberapa hari terakhir. Mengingat ada turnamen penting yang sudah di depan mata, ia memilih untuk tidak memaksakan diri agar bisa tampil optimal di laga berikutnya.

Elena Rybakina. (Foto: Instagram/lenarybakina)
Elena Rybakina. (Foto: Instagram/lenarybakina)

"Saya sudah berjuang selama beberapa hari dengan cedera kecil. Sangat sulit bagi saya untuk tampil dan bermain 100 persen, terlebih ada turnamen yang sangat penting dalam waktu dekat," tambahnya.

2. Musim Impian

Kepastian Rybakina mengunci posisi puncak peringkat dunia akhir tahun diraih usai dirinya memetik kemenangan 6-2, 6-3 atas Yulia Putintseva pada laga pembuka di Tokyo. Prestasi ini kian mempertegas dominasi sang atlet sepanjang musim 2026.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement