Lebih lanjut, Tardozzi mengungkap adanya pembalap-pembalap berwajah dua. Di belakang, mereka mengeluhkan soal rencana menggelar MotoGP Qatar 2026, tetapi di depan stakeholders, mereka bilang sebaliknya.
“Saya membaca Marc dikritik seperti hanya dia yang tidak mau pergi ke Qatar. Bukan begitu. Simpelnya, Marc bertanya, seperti yang lain, rencana keselamatan dari panitia, tidak kurang, tidak lebih,” tegas Tardozzi.
“Dia bukan bilang, ‘Saya tidak mau ke sana.’ Saya ulangi lagi, ada pembalap yang bilang mereka tidak mau pergi tetapi di depan penyelenggara, dia tidak mengatakan hal yang sama,” tandasnya.
MotoGP Qatar 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung 6-8 November. CEO MotoGP Sports Entertainment Group (MSEG), Carmelo Ezpeleta, disebut akan terbang langsung ke negara tersebut untuk membahas soal kejelasan balapan ini.
(Wikanto Arungbudoyo)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.